Sumber informasi

Kurangnya informasi, atau informasi yang tidak adekuat atau menyesatkan tentang keamanan vaksin meningkatkan risiko hilangnya kepercayaan dan keyakinan kepada ahli kesehatan, program imunisasi dan pemerintah. Hal ini akan berakibat pada hilangnya kesempatan untuk perlindungan kesehatan. WHO memperkirakan bahwa seharusnya 2 juta jiwa tambahan dapat diselamatkan tiap tahun bila kita bisa memberikan vaksinasi yang efektif dengan vaksin yang sudah tersedia.

Waspadalah dengan berbagai sumber informasi yang berbeda di negara kita. Walaupun di daerah terpencil di negara berkembang, pengetahuan, sikap dan kepercayaan masyarakat terhadap keamanan vaksin dipengaruhi oleh berbagai sumber informasi yang kian meningkat jumlahnya. Arahkan kursor komputer pada gambar-gambar berikut untuk melihat sumber informasi mana saja yang bisa kita dapatkan.

Bahan cetak, seperti surat kabar, leflet, dan poster. Surat kabar berbeda cakupannya, politik dan kualitas pemberitaannya. Komunikasi dibutuhkan pada saat menulis disesuaikan dengan target pembaca dan bahasanya.. Communications need to be written with the target audience in mind and in the relevant language(s). Sekolah lokal atau tempat ibadah mungkin memiliki peralatan yang diperlukan untuk melihat pencatatan. Pesan-pesan dari telpon seluler (suara, gambar dan tulisan) digunakan dibanyak negara, hal ini berarti setiap orang dapat menyampaikan informasi positif atau negatif tentang vaksin secara luas dan cepat. Tenaga kesehatan dan puskesmas, rumah sakit dan lain-lain mengetahui masyarakat dan perhatiannya serta memiliki peran penting untuk mendengar dan menjelaskan. Kampanye pendidikan kesehaatan memfasilitasi pembelajaran menggunakan bahasa dan teknik yang sesuai untuk pendengar. Mengunjungi ahli dari organisasi kesehatan regional atau nasional, badan amal, rumah sakit dan lain-lain. Mengkomunikasikan dan menjelaskan kebijakan dan prosedur. Sumber online dan jaringan komunikasi yang disediakan oleh pemerintah, otoritas kesehatan, organisasi internasional (seperti WHO, UNCEF, GAVI), universitas dan produsen vaksin dan diakses dari komputer atau perangkat seluler di rumah, tempat kerja atau di masyarakat. Tokoh agama dan atau tokoh masyarakat menjadi komunikator utama; menerima; mempertimbangkan dan membagi informasi, sebagai kewenangan mereka dalam peran kepemimpinan. Orangtua, wali, dan orang yang memiliki keahlian dalam vaksin dan pelayanan dalam imunisasi dapat berbicara tentang pengalaman dan perhatian mereka. Mungkin terdapat radio atau TV lokal. Programnya dapat bersifat lokal, nasional atau internasional terfokus sesuai dengan bidangnya..

Pertanyaan

Pilih sumber-sumber di bawah ini, informasi daring (online) yang dapat membantu kita sebagai pimpinan program imunisasi untuk berbagi informasi dengan sejawat dan masyarakat tentang keamanan vaksin dan imunisasi?

Facebook Wikipedia
Twitter Website
Blogs Surat kabar

Jawaban

Semua yang terdaftar diatas adalah benar.

Perangkat lain yang relevan adalah diskusi melalui jalur media sosial, misalnya Facebook, Twitter; blogs (buku harian, pendapat, dan komentar terhadap berita dan kejadian yang ditulis oleh anggota masyarakat luas termasuk juga jurnalis dan ahli); atau Wikipedia, yaitu ensiklopedia (online) yang isinya dibuat bebas oleh kontributor di seluruh dunia.

Semua bentuk komunikasi ini dapat dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan kesehatan yang benar tentang keamanan vaksin dan untuk meluruskan informasi yang menyesatkan atau merugikan program, yang menyebabkan kekuatiran di tingkat lokal maupun nasional.

World Wide Web merupakan sumber informasi yang bermanfaat tentang berbagai topik, tapi bisa juga berisi informasi dari sumber yang meragukan. Banyak situs web berkualitas berisi informasi berbasis ilmiah tentang keamanan vaksin. Namun ada pula yang berisi informasi yang tidak seimbang dan menyesatkan, yang dapat menimbulkan ketakutan yang tidak perlu, khususnya bagi para orang tua dan penderita. Di situs WHO's Vaccine Safety Net kita bisa menemukan situs web yang memberikan informasi tentang keamanan vaksin yang sesuai dengan praktik informasi yang baik.

Bila kita mencari informasi tentang keamanan vaksin yang kita ingin komunikasikan di negara kita atau di wilayah regional, pertimbangkan masukan dari Global Advisory Committee on Vaccine Safety (GACVS) tentang bagaimana cara mengidentifikasi situs web tentang praktik informasi yang baik untuk keamanan vaksin.