Merespon rumor dan krisis

Persiapan kerja

Pesan Utama

Berharaplah krisis! Ia akan datang. Bersiaplah.

Saat merencanakan komunikasi agar bisa menangani rumor dan krisis dengan efektif, pertimbangkan 3 pertanyaan berikut:

  • Siapakah "mitra" kita dalam mengatasi krisis kepercayaan masyarakat tentang keamanan vaksi?
  • Apa elemen utama dari rencana komunikasi kita untuk mengatasi rumor dan krisis secara efektif?
  • Mengapa rencana komunikasi krisis kita dapat gagal?

Mengetahui dengan pasti siapa orang yang ada yang mendukung kita selama krisis adalah penting. Pertimbangkanlah siapa orang yang paling baik ditempatkan untuk mendukung kita dalam melaksanakan rencana komunikasi krisis. Para profesional yang bertugas pada surveilans pasca pemasaran mungkin bisa menjadi pilihan yang baik untuk mengatasi krisis dengan memberikan fakta dan informasi yang mendukung komunikasi. Juga pertimbangkan untuk menempatkan orang lain di luar kontak biasa, yang dapat memberikan keahlian atau dukungan mereka; misalnya, organisasi yang bisa membiayai aspek strategi komunikasi seperti pencetakan leaflets, atau jurnalis ilmiah yang bisa memberikan tulisan berdasarkan bukti untuk menangkal informasi tidak jelas dari suatu rumor.

Sebelum kita mulai mengerjakan rencana komunikasi krisis, juga yakinkan bahwa kita telah mendapatkan informasi yang jelas dan memahami krisis serta rumor itu sendiri.

Mengembangkan rencana pada komunikasi krisis

Komunikasi dalam konteks krisis yang terkait vaksin prinsipnya juga mengikuti langka-langkah yang sama seperti proses perencanaan lain, tetapi karena situasi yang urgen, waktunya menjadi terbatas dan kita harus mampu melaksanakannya dengan segera. Mengintegrasikan rencana dan tindakan merupakan suatu keharusan – semua pihak terkait harus terlibat sesegera mungkin. Ingat bahwa komunikasi bukanlah suatu kegiatan yang tersendiri, tetapi merupakan bagian dari rencana lebih luas untuk menangani krisis.

Pesan Utama

Jangan ragu untuk mengambil tindakan yang esensial bila sebagian pihak terkait tidak dapat dihubungi atau tidak merespon dengan segera.

Pada bagian akhir dari modul ini kita mempunyai kesempatan untuk mempelajari Studi Kasus C. Studi kasus ini menggambarkan bagaimana menghadapi kejadian kematian seorang wanita kurang dari sejam setelah mendapat vaksin HPV di sekolah dan krisis kepercayaan masyarakat terhadap vaksin di Inggris.

Ada 4 elemen dasar dari perencanaan komunikasi.

Putuskan tujuan umum kita

Apa tujuan umum dari strategi komunikasi kita? misalnya :

  • Dalam waktu 1 tahun, menghilangkan 10% penurunan cakupan akibat rumor negatif terhadap vaksin.
  • Meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap imunisasi dalam waktu 6 bulan, melalui survei pengetahuan, sikap dan kepercayaan.

Tentukan target sasaran kita

  • Orang yang paling terkena dampak dari rumor atau krisis.
  • Orang yang paling berpengaruh untuk mengkomunikasikan pesan keamanan vaksin kita.
  • Pihak internal program imunisasi atau organisasi yang mengatur pelaksanaannya: misalnya petugas kesehatan, kementerian kesehatan, komisi keamanan vaksin nasional atau internasional.
  • Pihak eksternal program imunisasi: misalnya penderita/klien, masyarakat, organisasi kemasyarakatan, media.

Pilih pesan utama kita

  • Apa yang kita inginkan agar target sasaran kita mendengar atau mengingat?

Pilih saluran untuk komunikasi

  • Pilih metoda yang menjangkau sebanyak mungkin sasaran dan mempunyai dampak yang paling besar – sesuai dengan biaya dan sumber daya yang kita punyai.
  • Bersikaplah kreatif tentang "bagaimana" – jangan terpaku pada satu metoda saja.
  • Jangan meremehkan "kekuatan masyarakat" ("people power"), misalnya, dengan menggunakan media sosial untuk menangkal rumor yang menyesatkan.

Pertanyaan

"Penderita meninggal setelah mendapat vaksin campak di Bukkala." Bayangkan suatu krisis dipicu oleh judul tersebut di surat kabar. Sebuah surat kabar menduga beberapa anak meninggal karena vaksin campak di suatu klinik imunisasi lokal. Kita diminta untuk menyusun suatu pernyataan pada situasi tersebut.

Yang mana dari yang berikut ini yang benar (pilih beberapa pernyataan)?

A. Berikan penjelasan sederhana tentang situasi yang ada.
B. Beri pernyataan bahwa tidak ada bukti bahwa kematian mereka disebabkan vaksin itu sendiri.
C. Berikan informasi bahwa sedang dilakukan penyelidikan.
D. Berikan informasi tentang profil keamanan dari vaksin.
E. Beri informasi tentang risiko penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin tersebut.
F. Bila kita tidak mempunyai informasi yang cukup untuk menjawab pertanyaan wartawan, jawablah dengan “tidak ada komentar’.

Jawaban

Pernyataan A, B, C, D, dan E benar.

Pesan utama kita harus merupakan penjelasan sederhana dari situasi yang ada: Bila tidak ada bukti bahwa kematiannya disebabkan oleh vaksin itu sendiri, nyatakan ini. Bila penyelidikan sedang dilakukan, katakan juga.

Seperti halnya setiap vaksin baru, otoritas kesehatan harus memonitor ketat KIPI, sehingga setiap masalah keamanan vaksin akan segera teridentifikasi dan ditindaklanjuti. Nyatakan berapa banyak orang yang telah diberi imunisasi dengan vaksin ini, berapa yang mengalami efek simpang berat yang dilaporkan, dan berapa banyak yang terbukti kejadian tersebut terkait langsung dengan vaksin tersebut, agar kejadian ini ditempatkan sesuai proporsinya. Misalnya, katakan berapa orang meninggal atau sakit berat setiap tahun sebagai akibat dari influenza.

Bila kita tidak mempunyai informasi untuk memberikan jawaban kepada pertanyaan wartawan, tawarkan kepadanya untuk berbagi informasi beberapa waktu setelah ini, atau rujuk mereka kepada spesialis yang mempunyai informasi tentang ini.