Pusat Farmakovigilans

Fungsi surveilans KIPI dari pusat farmakovigilans berkaitan dengan pelaporan dan penyelidikan kejadian ikutan yang berkaitan dengan vaksin serta obat-obat lainnya. Beberapa negara saat ini menjalankan sistem farmakovigilans yang terdesentralisasi, dengan pusat famakovigilans nasional sebagai focal point untuk jejaring di tingkat regional atau lokal. Ini bisa berlokasi di sejumlah organisasi, termasuk departemen terkait dalam pemerintahan, rumah sakit, lingkungan akademis, atau dilakukan oleh badan professional seperti asosiasi/ikatan dokter nasional.

Pemberian layanan informasi yang berkualitas tinggi kepada petugas kesehatan merupakan tugas pokok dari pusat farmakovigilans. Selain itu, pusat farmakovigilans juga bertugas untuk menyelenggarakan kegiatan edukasi yang berkesinambungan dan memadai, untuk meningkatkan pengetahuan dan mendorong petugas kesehatan untuk melaporkan KIPI.

National immunization technical advisory groups (NITAGs)

Informasi berdasarkan bukti ilmiah dapat diakses untuk NITAGs secara online melalui the online NITAG Resource Centre. Resource centre ini memberikan 4 macam layanan.

NITAG Resource Centre

Tujuan umum dari NITAG adalah untuk memberikan arahan pemerintah dan pembuat keputusan dalam menyusun dan melaksanakan kebijakan dan strategi imunisasi berdasarkan bukti ilmiah dan relevan dengan situasi setempat dan menggambarkan prioritas nasional. Mereka mendukung pemegang kebijakan nasional untuk menangani permasalahan yang berkaitan dengan:

  • Mutu dan Keamanan Vaksin,
  • Introduksi vaksin dan teknologi imunisasi baru.

NITAG juga bertugas untuk :

  • Memperkuat kredibilitas kebijakan vaksin dan imunisasi nasional,
  • Membantu pemerintah dan pemegang kebijakan imunisasi nasional dalam menghadapi tekanan dari kelompok dengan kepentingan tertentu,
  • Mendukung kemampuan pemerintah dalam mengamankan dana dari pemerintah atau donor untuk program imunisasi dan mendukung pendekatan yang lebih komprehensif dalam kebijakan imunisasi dengan :
    • Mempertimbangkan kesehatan dari kelompok populasi rentan,
    • Mengintegrasikan berbagai kelompok kerja yang terkait dengan imunisasi.