Sistem Surveilans KIPI Nasional

National AEFI surveillance systems

Badan otoritas regulatori nasional (NRA) dan program imunisasi nasional (NIP) bertanggung jawab dalam menyusun dan menjaga sistem surveilans KIPI nasional.Terdapat Komite Nasional Pengkaji KIPI dan organisasi pendukung lainnya seperti institusi akademik dan badan/unit teknis, yang memiliki keterkaitan dengan Sistem Surveilans KIPI. Di negara yang memproduksi vaksin sendiri, produsen vaksin dan pusat pengujian laboratorium nasional juga menjadi bagian dari sistem surveilans KIPI nasional.

Surveilans KIPI memenuhi kebutuhan program imunisasi dan badan otoritas regulatori nasional. Prinsip umum Surveilans KIPI adalah sebagai berikut24:

  • Deteksi, koreksi dan pencegahan kesalahan program imunisasi,
  • Identifikasi masalah potensial pada lot vaksin tertentu,
  • Pencegahan tuduhan yang keliru pada kejadian koinsidens,
  • Menjaga kepercayaan program dengan merespon secara memadai kepada kekhawatiran masyarakat/orang tua,
  • Identifikasi sinyal dari kejadian yang tidak diharapkan dan menyusun hipotesa untuk diuji dengan studi yang terkontrol,
  • Estimasi angka kejadian KIPI di populasi setempat,
  • Membantu menyusun dan menyesesuaikan kontraindikasi, pertimbangan risiko/manfaat dan informasi untuk tenaga kesehatan pemberi pelayanan (imunisasi) dan pasien.

Kampanye Vaksinasi Massal

Masalah yang perlu perhatian secara khusus adalah kampanye vaksinasi massal. Selama kampanye, sejumlah besar dosis vaksin diberikan dalam waktu singkat. Ada kemungkinan yang lebih tinggi untuk terjadinya kejadian yang tidak diinginkan. Kesalahan program imunisasiKesalahan prosedur imunisasiKlasifikasi KIPI yang disebabkan oleh kesalahan pada proses persiapan, pengiriman atau pemberian vaksin. dapat terjadi apabila pelayanan tidak diberikan oleh petugas yang sudah terbiasa memberikan imunisasi. Selama kampanye, biasanya kesadaran terhadap kejadian yang tidak diinginkan akan meningkat, yang ditunjukkan dengan peningkatan laporan, hal ini dapat mengurangi keyakinan kita akan vaksin yang digunakan dan berdampak besar terhadap keberhasilan kampanye tersebut.

Pesan Utama

Prinsip-prinsip umum dari surveilans kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) adalah sama di semua negara. Namun, pendekatannya bisa berbeda karena berbagai faktor seperti bagaimana pelayanan imunisasi dikeloladan ketersediaan sumber daya.

Surveilans KIPI NasionalSurveilans KIPI atau disebut juga surveilans keamanan vaksinSistem surveilans yang dirancang untuk mengumpulkan kejadian reaksi vaksin sementara pasca imunisasi. Jenis surveilans ini ditentukan oleh petugas kesehatan yang berhubungan dengan efek simpang secara individu sebagai kemungkinan konsekuensi dari imunisasi; wajib dilaporkan kepada BPOM atau otoritas kesehatan setempat (Dinas Kesehatan). harus dilaksanakan secara bekerjasama antara Program Imunisasi Nasional, Badan Otoritas Regulatori Nasional, Komnas Pengkaji KIPI dan organisai pendukung lainnya (seperti unit teknis dan institusi akademik). Di negara yang memproduksi vaksin sendiri, produsen vaksin dan Laboratorium Pengawas Nasional harus terlibat dalam Surveilans KIPI.