REAKSI KIPI AKIBAT KESALAHAN PROSEDUR IMUNISASI

Klasifikasi KIPI

Kesalahan prosedur imunisasi meliputi kesalahan dalam penyiapan, penanganan, penyimpanan dan cara pemberian vaksin. Semestinya kesalahan ini dapat dicegah agar manfaat program imunisasi terhadap masyarakat dapat dirasakan. Menemukan dan melakukan koreksi segera terhadap kesalahan prosedur imunisasi ini sangatlah penting.

Kesalahan prosedur imunisasi dapat menimbulkan KIPI yang bersifat klusterKlusterDua atau lebih kejadian yang terjadi pada waktu, tempat, dan sub populasi yang sama, atau paparan yang sering (misalnya vaksin). KIPI kluster terkait dengan petugas kesehatan, fasilitas kesehatan, dan atau vial vaksin, yang dipersiapkan tidak sesuai dengan prosedur atau terkontaminasi. yaitu terjadinya dua atau lebih KIPI yang sama yang terkait dengan waktu, tempat dan vaksin yang sama. KIPI kluster ini sering juga terjadi pada petugas kesehatan, fasilitas kesehatan, dan atau vaksin dari vial dan batch yang sama, yang dikelola tidak sesuai dengan SOP atau terkontaminasi. Dampak kesalahan prosedur imunisasi dapat terjadi pada jumlah vial vaksin yang besar, misalnya vaksin membeku pada saat transportasi dapat menyebabkan peningkatan reaksi lokal.

Contoh-contoh kesalahan prosedur imunisasi dan kemungkinan jenis KIPI

Kesalahan prosedur imunisasi Kemungkinan KIPI
Penyuntikan tidak steril
  • Penggunaan ulang spuit atau jarum sekali pakai menimbulkan kontaminasi vaksin,terutama pada vaksin multidosis,
  • Sterilisasi spuit dan jarum yang tidak sesuai SOP,
  • Vaksin atau pelarut yang terkontaminasi.
Kesalahan waktu melarutkan vaksin
Suntikan pada lokasi yang salah
Transportasi dan penyimpanan vaksin yang tidak sesuai SOP
  • Meningkatnya jumlah kejadian reaksi lokal karena vaksin yang beku,
  • Vaksin tidak efektif*
Mengabaikan kontra indikasiKontra indikasiKeadaan tertentu yang merupakan suatu prosedur medis, misalnya vaksinasi dengan vaksin tertentu, tidak dianjurkan. Kontra indikasi bisa permanen misalnya alergi terhadap komponen vaksin, atau sementara, misalnya demam akut. Reaksi berat yang seharusnya dapat dihindari.

* Vaksin dikatakan tidak efektif, bukan hanya terbatas pada timbulnya KIPI, tetapi termasuk kegagalan vaksin dalam menimbulkan kekebalan di dalam tubuh manusia.

Pertanyaan

Kesalahan prosedur imunisasi apa yang mungkin terjadi apabila vaksin disimpan bersama-sama dengan obat lain dalam satu lemari es ?

A. Vaksin bisa disimpan dengan cara yang salah.
B. Kontraindikasi dapat diabaikan.
C. Dapat terjadi kesalahan dalam melarutkan vaksin.
D. Penyuntikan menjadi tidak steril.
E. Penyuntikan pada tempat yang salah dapat terjadi.

Jawaban

Jawaban yang benar : C.

  • Cara penyimpanan vaksin yang salah dapat menyebabkan kesalahan pada waktu melarutkan vaksin. Secara tidak sengaja obat dapat diberikan sebagai vaksin atau pelarut untuk vaksin serbuk kering.

Pada Pedoman Imunisasi yang diterbitkan WHO, terdapat Modul 658 Pelayanan Imunisasi, berisi teknik penyuntikan yang benar untuk setiap jenis vaksin.

Bacalah pedoman tersebut

Sangat penting memberikan pelatihan kepada petugas imunisasi atau jurim tentang cara menyimpan dan menangani vaksin, melarutkan vaksin, memberikan vaksin dan menggunakan peralatan yang benar pada saat mereka melakukan tugas.