DETEKSI DAN PELAPORAN

Pemangku kepentingan

Orang tua yang anaknya diimunisasi, petugas kesehatan di fasilitas imunisasi, dan staf dari unit gawat darurat rumah sakit adalah pihak yang paling depan dalam mengenali atau mendeteksi terjadinya KIPI.

Petugas kesehatan bertanggung jawab untuk mendeteksi dan melaporkan bila terjadi KIPI. Mereka juga bertanggung jawab untuk menangani atau merujuk penderita untuk penanganan lanjut. Semua staf imunisasi harus mampu mengenali KIPI. Deteksi yang baik membutuhkan pelatihan dan pendidikan staf yang efektif untuk menjamin laporan KIPI yang akurat berdasarkan definisi kasus yang jelas, yang dicantumkan dalam format pelaporan KIPI dan pedoman KIPI nasional.

Health workers should be trained to detect

Kepala program imunisasi harus membuat kriteria yang memadai untuk mendeteksi KIPI dengan mengidentifikasi reaksi simpang yang penting untuk program di negaranya.

KIPI mana yang harus dilaporkan?

Pesan Utama

Setiap KIPI yang menjadi kehawatiran orang tua atau petugas kesehatan harus dilaporkan.

Health workers must report

Selain memutuskan reaksi simpang mana yang harus dilaporkan, penting juga bagi kepala program imunisasi untuk menentukan peran dan tanggung jawab para pemangku kepentingan, menjelaskan proses pelaporan, dan bagaimana memastikan/mendorong agar pelaporan berjalan sesuai SOP. Pertanyaan berikut bisa dipakai sebagai pedoman bagi kepala program imunisasi saat menyusun dan menjalankan mekanisme deteksi dan pelaporan.

Siapa yang harus membuat laporan KIPI dan kepada siapa ditujukan?
  • Yakinkan bahwa petugas kesehatan menyadari tanggung jawab mereka untuk melaporkan KIPI.
Bagaimana pelaporan dilakukan?
  • Pelaporan harus sedapat mungkin terstandarisasi, paling baik dengan menggunakan format pelaporan yang jelas dan terstandar.
Bagaimana alur pelaporannya?
  • Ini tergantung dari kondisi lokal. Agar diingat bahwa pembagian tanggung jawab yang tidak jelas dari setiap pemangku kepentingan akan menimbulkan masalah pelaporan ganda atau tidak terlapor. Yakinkan bahwa alur pelaporan adalah sederhana, langsung dan jelas kepada semua pemangku kepentingan yang terlibat.
Kapan KIPI dilaporkan?
  • Setiap KIPI yang menjadi kekhawatiran orang tua atau petugas kesehatan harus dilaporkan. Lihat daftar kejadian yang harus dilaporkan di atas.
Bagaimana menjaga/memperbaiki pelaporan?
  • Petugas kesehatan mungkin takut akan mendapat hukuman bila melaporkan KIPI. Penting untuk dipahami oleh para petugas kesehatan bahwa KIPI – terkait dengan vaksin atau tidak – bisa terjadi, terlepas dari apapun yang dilakukan petugas kesehatan.

Pertanyaan

Definisi kasus dapat membantu pelaporan diagnosa yang terstandarisasi, yang membantu investigator dengan data yang dapat dibandingkan. Pernyataan mana berikut ini yang merupakan laporan yang telah sejalan dengan contoh standar definisi kasus dari Brighton collaboration sehingga bisa menimbulkan misinterpretasi data? Pilih satu atau lebih :

A. "Anak menderita demam tinggi" (suhu pengukuran menunjukkan 41 derajat Celsius).
B. "Anak menderita kejang yang tidak disertai demam " (suhu tubuh normal).
C. "Suatu reaksi lokal berat terjadi pada lokasi suntikan " (terjadi bengkak yang meluas ke sendi terdekat dan berlangsung sampai 3 hari).
D. "Pasien menunjukkan gejala ensefalopati akibat imunisasi DTP yang diberikan 4 minggu sebelum gejala timbul".

Jawaban

Jawaban B dan C benar.

  • Jawaban A : Menurut definisi kasus dari Brighton, demam yang lebih tinggi dari 40.5 derajat Ceslsius adalah "ekstrim".
  • Answer D : Bila disebabkan oleh imunisasi DTP, gejala ensefalopati akan timbul dalam waktu 48 jam setelah diimunisasi.