Berkomunikasi di masyarakat

Metoda paling efektif dalam mengkomunikasikan pesan penting tergantung pada berbagai faktor – termasuk bagaimana sang komunikator menyampaikan pesannya. Sejumlah orang mempunyai bakat yang baik dalam menyampaikan pesan secara verbal di depan banyak pendengar (misalnya dalam suatu ceramah atau pertemuan). Sebagian lain merasa forum dengan banyak orang justru mengintimidasi dan lebih senang berkomunikasi dalam kelompok kecil atau bertatap muka empat mata.

Apapun cara komunikasi yang kita pilih, ada beberapa prinsip umum yang harus diingat. Ini berlaku baik saat berkomunikasi dengan seseorang (komunikasi interpersonal) ataupun dengan orang banyak :

Target pendengar

Kumpulkan informasi sebanyak-banyaknya tentang target pendengar kita agar kita dapat menyiapkan pesan yang akan mereka dengar.

  • Perhitungkan kemampuan dan perhatian dari target pendengar kita - apa yang mereka perlu pahami agar mereka bisa membuat keputusan setelah mendengar informasi yang diperlukan (informed decisions)?

Misalnya

Memberikan keyakinan kepada orang tua yang sedang kuatir akan berbeda dengan berkomunikasi dengan para ahli di suatu konferensi tentang suatu bukti ilmiah baru.

  • Pertimbangkan juga rentang umur dari pendengar.

Misalnya

Memberi informasi kepada remaja belasan tahun tentang virus papilloma dan imunisasi HPV di sekolah dibanding dengan berbicara kepada orang lanjut usia tentang influenza dan vaksinasi flu di tempat pertemuan warga.

  • Pertimbangkan pula perbedaan tingkat pendidikan.

Misalnya

Berbicara di depan anak balita dibanding dengan para perawat di klinik imunisasi.

  • Pertimbangkan masalah bahasa.

Misalnya

Berbicara kepada seseorang dengan bahasa daerah yang sama dibandingkan dengan berbicara dengan seseorang yang kesulitan memahami bahasa kita.

  • Hormati perbedaan gender.

Misalnya

Berbicara dengan penderita wanita mungkin berbeda dengan berkomunikasi dengan pria, tergantung pada konteks budaya kita.

  • Pertimbangkan perbedaan agama.

Tujuan berkomunikasi

  • Apa tujuan utama komunikasi kita?
  • Pesan utama apa yang diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut dan pertimbangkan cara terbaik untuk mengkomunikasikannya (misalnya secara verbal, tulisan atau gambar).

Komunikasi terstruktur

  • Berkomunikasilah dengan urutan yang logis.
  • Simpulkan poin utama pada bagian akhir komunikasi.

Komunikasi interaktif

  • Dorong para peserta untuk mengajukan pertanyaan.
  • Ucapkan terima kasih kepada peserta atas perhatian mereka.

Pertanyaan

Bayangkan kita sedang melakukan suatu kampanye imunisasi dan kita harus mengkomunikasikan informasi di negara kita tentang keamanan vaksin dan manfaat imunisasi kepada orang tua yang cemas beserta anaknya, atau kepada para guru di sekolah menengah. Mana pernyataan berikut ini yang benar?

Beberapa jawaban yang mungkin.

A. Melakukan wawancara dengan ibu muda yang cemas dengan anak pertamanya di suatu kamar yang tenang agar tercipta suasana saling percaya.
B. Perhatikan jadwal waktu kita saat melakukan wawancara dengan orang tua. Kita sebaiknya menggunakan waktu tidak lebih dari beberapa menit saja untuk mendengarkan kekuatiran mereka.
C. Saat berkomunikasi dengan para guru di suatu sekolah menengah yang besar, kumpulkan mereka agar pesan kita bisa disampaikan kepada mereka pada saat yang sama dan beri kesempatan mereka untuk berdiskusi untuk menjawab kesenjangan informasi yang mungkin ada.
D. Berikan bahan informasi (poster, video, slide) kepada target sasaran untuk mendukung pesan utama kita dan memberi informasi tambahan.

Jawaban

A, C dan D benar.

Cara terbaik untuk berkomunikasi dengan ibu muda yang cemas adalah dengan wawancara empat mata di suatu ruangan dimana kita tidak akan terganggu dan percakapan bersifat pribadi. Luangkan waktu untuk mendengarkan kekuatirannya dan yakinkan dia bahwa itu semua dapat dimengerti. Gunakan pesan sederhana dalam bahasa yang bisa dimengerti dan jangan membebaninya dengan terlalu banyak hal teknis. Leaflet yang memberikan informasi tambahan untuk dibaca kemudian bisa mendukung kita dalam menyampaikan pesan.

Berkomunikasi dengan para guru di suatu sekolah yang besar dapat dilakukan dalam suatu pertemuan kelompok, sehingga pesan kita dapat mempengaruhi sebagian besar dari mereka pada saat yang bersamaan. Ruangan harus cukup luas agar semua orang bisa duduk dengan nyaman dan dapat melihat kita. Namun buat agar kelompok ini tidak terlalu besar sehingga mereka semua bisa mendengar bila seseorang mengajukan pertanyaan. Gunakan bahan presentasi (misalnya poster, video, slide) dan berikan bahannya (hand-out) agar bisa dibaca kemudian untuk memperkuat pesan kita.