Komunikasikan hanya informasi yang dapat dipercaya

Sebelum memulai suatu konsultasi atau mempimpin suatu sesi pelatihan/edukasi, semua petugas kesehatan harus mengevaluasi dengan seksama kebenaran dan validitasValiditasTingkatan perkiraan yang menggambarkan nilai sebenarnya dari apa yang ingin kita ukur. informasi yang akan mereka berikan kepada klien, penderita atau koleganya.

Koordinator KIPI nasional bertanggung jawab untuk menjamin bahwa kajian mendalam pedoman imunisasi tersedia bagi petugas kesehatan.

Kepustakaan, perpustakaan atau bank data yang akurat dan sesuai dengan kondisi mutakhir (up to date) akan mendukung komunikasi yang efektif dalam berbagai cara :

  • Memberi keyakinan bahwa kebijakan dan prosedur vaksinasi terkini diterapkan pada tingkat nasional.
  • Memfasilitasi penanganan yang efektif terhadap rumor dan kekuatiran masyarakat yang timbul karena kurangnya pengetahuan atau berita yang menyesatkan di media massa.
  • Menunjang deteksi, investigasi dan pengambilan keputusan tentang tindakan yang diperlukan dalam merespon kekuatiran keamanan vaksin. Ini bisa berasal dari tempat/negara lain atau terjadi saat pengenalan vaksin baru.

Sebelum mulai memberikan informasi baru tentang keamanan vaksin dalam kepustakaan ilmiah, yakinkan dahulu bahwa kita telah mengkaji bahan yang telah dipublikasi tersebut bila sesuai dengan bidang yang kita kuasai.

Kita juga dapat mencari masukan dari para ahli yang kompeten dan terlatih untuk melakukan suatu evaluasi. Para ahli tersebut dapat berasal dari program imunisasi nasional (NIP) atau Otoritas Regulasi Nasional (National regulatory authority atau NRA/BPOM). Jika pakar yang memadai terbatas atau tidak dapat diakses, cari pedoman dari sumber internasional, seperti the Global Advisory Committee on Vaccine Safety (GACVS) atau WHO’s Vaccine Safety Net. The Evaluasi WHO tentang apakah vaksin MMR meningkatkan insiden autisme merupakan contoh yang baik tentang evaluasi pakar oleh the Global Advisory Committee on Vaccine Safety, dalam merespon kebutuhan informasi di masyarakat.