ANALISIS MEDIA

Segmen ini mencakup informasi tambahan mengenai :

  • 1Menggambarkan progres dan intensitas liputan media pada minggu siswi meninggal dalam waktu singkat setelah mendapat vaksinasi HPV.
  • 2Bicaralah secara akurat dalam melaporkan fakta kejadian, rincian terkait keamanan vaksin secara keseluruhan, dan informasi yang diperoleh dari ahli vaksin serta kemungkinan efeknya pada persepsi masyarakat mengenai keamanan imunisasi.

MENGANALISA MEDIA

Kematian siswi tersebut tidak lama setelah mendapat vaksinasi HPV memicu perhatian media secara luas dan menimbulkan perhatian masyarakat mengenai vaksin.

“Remaja meninggal setelah suntikan Cervarix.

– CNN International

“Ketakutan terhadap suntikan kanker serviks menghantui setelah anak perempuan, 14 tahun, meninggal.

– Daily Mail

“Vaksinasi kanker serviks ditunda.

– The Guardian

“Permohonan untuk tetap tenang setelah kematian akibat vaksin kanker.

– Evening Standard

“Vaksinasi kanker serviks ‘kemungkinan besar’ menyebabkan kematian seorang anak perempuan... masih diperlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk menentukan sebab kematian Natalie Morton...

– The Guardian

Namun, dua hari kemudian, setelah hasil pemeriksaan pendahuluan postmortem menyatakan bahwa vaksin tidak berperan dalam kematian tersebut, berita itu hanya sedikit diminati oleh media.

“Pemerintah mendukung program vaksin meski terjadi kematian seorang anak perempuan.

– Birmingham Post

“Remaja Inggris meninggal karena tumor, bukan dikarenakan vaksin Glaxo.

– Reuters US Edition

“Mimpi buruk setiap orangtua: Kita tahu bahwa suntikan kanker serviks tidak secara langsung menyebabkan kematian Natalie Morton. Namun para orangtua masih cemas.

– The Guardian

Secepat berita tersebut muncul, terkadang dengan headline yang menghancurkan, berita itu pun hilang.

Intensity of media coverage