Komite Nasional Pengkaji KIPI

Komite Pengkaji KIPI

Setiap negara harus membentuk Komite Pengkajian KIPI untuk :

Komite Pengkaji KIPI harus terdiri atas anggota yang independen dari program imunisasi. Mereka harus mewakili berbagai spesialisasi keahlian yang berkaitan dengan pengkajian KIPI. Keahlian tersebut antara lain spesialis anak, saraf, penyakit dalam, ahli forensik, patologi, mikrobiologi, imunologi dan epidemiologi. Ahli medis lain bisa diundang untuk analisis kejadian klinis yang bersifat khusus.

Untuk menghindari benturan kepentingan, Manajer program imunisasi nasional, ilmuwan laboratorium vaksin, perwakilan badan otoritas regulatori nasional, dan pejabat imunisasi di provinsi/kabupaten/kota seharusnya tidak dimasukkan sebagai anggota komite, namun mereka harus selalu ada untuk mendukung fungsi dari Komite Pengkaji KIPI.