Penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I)

Pertanyaan

Masih ingatkah anda jenis-jenis penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasiPenyakit yang dapat dicegah dengan vaksinPenyakit-penyakit yang ada vaksinnya untuk memberikan perlindungan sebagian atau lengkap. (PD3I). Yang disebut dengan PD3I adalah penyakit-penyakit yang sudah tersedia vaksinnya untuk upaya pencegahannya. Vaksin tersebut apabila diberikan kepada sasaran akan memberikan perlindungan baik sebagian maupun secara keseluruhan kepada sasaran tersebut. Penyakit-penyakit tersebut merupakan target Program Pengembangan Imunisasi (PPI).

Tujuan awal PPI adalah untuk memberikan vaksinasi seluruh bayi yang lahir secara lengkap sebelum mereka mencapai usia satu tahun.

Beri tanda mana penyakit dibawah ini yang termasuk PD3I ?

T P
P T

Jawaban

Semua penyakit diatas adalah PD3I.

  • Awalnya PPI memberikan vaksinasi kepada seluruh bayi baru lahir dengan vaksin BCG, polio, DPT dan campak secara lengkap sebelum mereka mencapai usia satu tahun, sedangkan untuk melindungi bayi baru lahir terhadap tetanus neonatorum, vaksin TT diberikan kepada WUS dan Ibu hamil.

 Selanjutnya berbagai jenis vaksin baru direkomendasikan oleh WHO untuk dimasukan ke dalam program imunisasi rutin tiap negara anggota WHO. Misalnya vaksin hepatitis B, vaksin rotavirus untuk mencegah diare, vaksi pneumokok dan vaksin-vaksin yang digunakan untuk mencegah ISPA yang disebabkan oleh Hib dan pneumokokus, bakteri Yellow fever (demam kuning) dianjurkan bagi negara endemis yellow fever.

PD3I yang menjadi target program pengembangan imunisasi dan vaksinnya

Bacillus tuberculosis Vaksin BCG (Bacillus Calmete Guirine)
Poliovirus Vaksin polio oral (diteteskan)/OPV, Vaksin polio in aktif (disuntikkan)/IPV
Corynebacterium diphtheriaeDifteri (Diptheriae)* Vaksin DT (difteri vaksin yang dikombinasi dengan tetanus)**
Clostridium tetani
(Tetanus)*
Vaksin TT (Tetanus toksoid), DT (kombinasi dg tetanus), DPT (difteri, pertusis dan tetanus)
Pertussis* Vaksin pertusis ada dua macam wP dan aP (bebas dari sel)
Campak (measles virus) Vaksin campak
Hepatitis B virus Vaksin hepatitis B
Rotavirus Vaksin rotavirus
Haemophilus influenzae type B (Hib) Vaksin Hib conjugate
Streptococcus Pneumoniae
(infeksi oleh pneumococcus)
Vaksin pneumokok
Yellow fever virus Vaksin Yellow Fever

Vaksin difteriVaksin Toksoid DifteriVaksin yang mengandung toksoid difteri digunakan untuk imunisasi difteri., tetanusVaksin toksoid tetanus (TT)Vaksin TT digunakan untuk mencegah tetanus. Apabila akan diberikan pada wanita usia subur, vaksin yang mengandung toksoid tetanus (TT atau Td) tidak hanya melindungi wanita terhadap tetanus, tapi juga mencegah tetanus neonatorum pada bayi baru lahir. dan pertusisVaksin pertusisSaat ini tersedia dua jenis vaksin pertusis; yaitu vaksin inaktivasi sel utuh (inactivated whole-cell vaccine /wP) dan vaksin subunit protein (subunit protein-based vaccine / aP) biasanya diberikan kepada bayi dalam bentuk kombinasi (DTwP atau DTaP). Ada juga vaksin DTP dalam bentuk kombinasi dengan hepatitis BVaksin Hepatitis B (HepB)Vaksin rekombinan berbasis subunit protein yang digunakan untuk imunisasi infeksi Hepatitis B. (DTwP-Hep B, DTaP-Hep B), atau dikombinasikan lagi dengan Haemophilus influenzae type b (Hib). Vaksin HibVaksin Haemophilus influenzae tipe b (Hib)Vaksin polisakarida konjugasi subunit digunakan untuk imunsiasi penyakit invasif Hib. merupakan vaksin konjugat yang berisi sub unit polisakarida yang dipakai untuk mencegah infeksi Hib. Dengan demikian ada vaksin kombinasi (DTwP-Hep B+Hib, DTaP-HepB+Hib).

** Toxoid difteriVaksin Toksoid DifteriVaksin yang mengandung toksoid difteri digunakan untuk imunisasi difteri. hanya tersedia dalam bentuk kombinasi dengan toksoid tetanusVaksin toksoid tetanus (TT)Vaksin TT digunakan untuk mencegah tetanus. Apabila akan diberikan pada wanita usia subur, vaksin yang mengandung toksoid tetanus (TT atau Td) tidak hanya melindungi wanita terhadap tetanus, tapi juga mencegah tetanus neonatorum pada bayi baru lahir. dan vaksin anak-anak lain seperti pertusi, hepatitis B, Hib dan IPV.