VAKSIN KOMBINASI

Vaksin kombinasiVaksin kombinasiVaksin yang berisi dua atau lebih antigen dalam satu kemasan vaksin (seperti, MMR, DTP). melalui uji klinik yang ketat sebelum diizinkan beredar oleh NRA (BPOM)Badan regulasi nasional (NRA, Indonesia BPOM = Badan Pengawasan Obat dan Makanan)Badan regulasi yang memberikan izin, prosedur untuk meyakinkan obat-obatan termasuk vaksin, bahwa keamanan dan potensinya terjamin. Pabrik vaksin bertanggung jawab memproduksi batch vaksin yang memenuhi persyaratan uji spesifisitas yang diberikan oleh NRA. NRA juga bertanggung jawab secara resmi terhadap proses lot rilis vaksin sesuai dengan data dan informasi yang diberikan oleh produsen vaksin dan bertanggung jawab terhadap semua jenis uji konfirmasi. untuk menjamin keamanan, efektifitas dan kualitasnya.

Vaksin kombinasi berisi dua atau lebih antigen dalam satu kemasan vaksin. Pendekatan dari teknologi mengkombinasikan vaksin telah dilakukan sejak lebih dari 50 tahun pada sejumlah vaksin contohnya: MMR, DTwP. Vaksin kombinasi ini dapat menyederhanakan pemberian dan memungkinkan introduksi vaksin baru tanpa menambah jumlah kunjungan ke klinik dan jumlah suntikan.

Keuntungan jenis vaksin kombinasi ini adalah :

  • Mengurangi biaya penyimpanan, dan biaya pemberian vaksin apabila antigen tersendiri.
  • Mengurangi biaya kunjungan ke klinik.
  • Memperbaiki waktu pemberian vaksin menjadi lebih singkat. (banyak orang tua bayi/ anak dan petugas kesehatan enggan dengan penyuntikan lebih dari satu kali kepada seorang anak dalam satu kali kunjungan. Hal ini berkaitan dengan kebanyakan anak takut disuntik, sebagian juga karena takut akan keamanan vaksin.
  • Memfasilitasi tambahan pada vaksin-vaksin baru ke dalam program inunisasi.

Namun penting agar vaksin kombinasi ini diuji secara cermat sebelum diizinkan beredar. Karena ajuvanAjuvanAdalah substansi farmakologi (garam alumunium, emulsi minyak dalam air) yang dapat mengubah efek dari substansi lain seperti obat atau vaksin yang apabila diberikan sendiri yang hanya sedikit memberikan efek langsung. Ajuvan seringkali berada di dalam vaksin dengan tujuan untuk memperkuat respon imun dari resipien terhadap antigen, untuk meminimalisasi materi asing. yang ditambahkan dapat mengurangi aktifitas suatu antigen dan menambah aktifitas antigen lainnya juga kemungkinan bisa terjadi interaksi dengan komponen vaksin lainnya (seperti buferBuferSubstansi yang berfungsi untuk meminimalkan perubahan keasaman suatu larutan ketika terjadi penambahan asam atau basa. Bufer digunakan pada proses pembuatan beberapa jenis vaksin., penstabilStabilizerKomponen yang dipergunakan untuk menjaga efektivitas vaksin selama masa penyimpanan. Stabilitas vaksin sangat penting, terutama apabila sistem rantai dingin tidak baik. Faktor yang mempengaruhi stabilitas adalah suhu dan pH. dan bahan pengawet).

Pesan Utama

Belum ada bukti pemberian vaksin yang berisi lebih dari satu antigen mengurangi sistem imunitas yang mampu merespon jutaan antigen yang menyerang tubuh manusia. Mengkombinasikan beberapa jenis antigen dalam satu kemasan tidak meningkatkan risiko terjadinya reaksi samping vaksin. Kenyataannya bahkan secara keseluruhan mengurangi risiko terjadinya reaksi vaksin.

Dengan adanya berbagai kombinasi komponen dalam kemasan vaksin maka produsen vaksin harus terus menerus melakukan evaluasi terhadap potensi masing-msing komponen antigen, efektivitas dalam komponen vaksin bila dikemas dalam vaksin kombinasi untuk menghasilkan kekebalan, risiko toksisitas, dan reaksi terhadap berbagai komponen vaksin.

Pertanyaan

Apakah anda dapat menyebutkan 5 nama antigen di bawah ini yang ada dalam vaksin pentavalen DTwP/HB/Hib?

Jawaban

Vaksin pentavalen berisi 5 (penta) jenis antigen dalam satu kemasan yaitu berisi: toksoid difteri, toksoid tetanus, pertusis sel utuh (wP),hepatitis B dan Haemofilus influensa tipe b.