ANAFILAKTIK

Satu jaringan kolaborasi Internasional yang disebut dengan nama The Brighton Collaboration, merupakan kolaborasi sukarela yang memfasilitasi penyediaan informasi yang baik kepada masyarakat tentang keamanan vaksin dan pengembangan berbagai petunjuk teknis tentang penanganan anafilaksis. Jaringan ini juga secara sukarela menyebarluaskan dan mengevaluasi informasi ini kepada masyarakat.

brightoncollaboration.org

AnafilaksisAnafilaksisKejadian akut yang melibatkan multisistem dalam tubuh manusia sebagai reaksi alergi (IgE imediated) terhadap substansi asing yang masuk kedalam tubuh seseorang. Substansi asing ini dapat berupa obat, vaksin ataupun makanan. Gejala anafilaksis termasuk sulit bernafas, penurunan kesadaran, dan penurunan tekanan darah. Kondisi ini dapat bersifat fatal dan memerlukan tindakan medis dengan segera. adalah suatu reaksi alergi yang sangat jarang (satu per satu juta dosis vaksin), tidak diharapkan, dan dapat menjadi fatal bila tidak ditangani dengan baik. Antigen vaksin dan komponennya dapat menimbulkan alergi. Reaksi alergi dapat bersifat lokalLokalTerbatas pada bagian tubuh tertentu atau area tertentu. maupun sistemikSistemikBerhubungan dengan sistem, atau mengenai seluruh tubuh atau seluruh organisme (contoh demam). dan dapat berupa reaksi anafilaktik ringan sampai berat atau respons seperti anafilaksis (uritikariaUritikaria (disebut juga hives)Erupsi kulit kemerahan yang disertai rasa gatal. Kondisi ini dapat disebabkan karena alergi (misalnya makanan, vaksin, obat), stress, infeksi, atau kejadian alam (misalnya panas, dingin). diseluruh tubuh, kesulitan bernafas, nafas bunyi, pembengkakan pada mulut dan tenggorokan, hipotensiHipotensiPenurunan tekanan darah. sampai syok). Kejadian anafilaksis jarang dilaporkan terjadi di negara dengan pendapatan rendah sampai sedang dibandingkan dengan negara kaya.kemungkinan karena sistem surveilans mereka tidak sebaik negara maju.

Anafilaksis tanpa sebab yang jelas dan tidak ada hubungannya dengan vaksinasi kejadiannya meningkat pada usia dewasa muda,terutama pada anak perempuan. Petugas imunisasi harus bisa membedakan antara anafilaksis dan pingsan (fainting) serta sinkop vasovagalSinkop vasovagalReaksi neurovaskuler yang menyebabkan pingsan. (sering terjadi pada anak dewasa muda), maupun kecemasan dan menahan napas, yang seluruhnya merupakan efek simpang ringan.

Petunjuk teknis WHO tentang mengenal dan mengobati anafilaksis, dilampirkan dalam lampiran C dari Kampanye masal imunisasi campak dengan judul : pencatatan dan pelaporan serta investigasi KIPI.71

Mass Measles Immunization Campaigns

 

Kesalahan diagnosa pada kejadian seseorang jatuh pingsan dan dianggap mengalami anafilaksis, dapat menyebabkan salah pengobatan (memberikan suntikan adrenalinAdrenalinSuatu obat yang digunakan untuk mengatasi reaksi alergi hebat (anafilaksis). Juga suatu hormon yang diproduksi oleh kelenjar adrenal./epinephrine karena kesalahan mengenali kondisi medis serius lainnya).

Membedakan anafilaksis dari fainting (reaksi nasovagal)

  Reaksi Nasovagal Anafilaksis
Onset Biasanya terjadi segera atau beberapa saat setelah suntikan Biasanya terjadi dalam 5–30 menit setelah suntikan
Gejala
Kulit Pucat, keringat dingin, dan tangan berkeringat Merah, di kulit muncul ruam gatal, muka dan mata bengkak, ruam di seluruh tubuh.
Pernafasan Nafas normal atau dalam Nafas berbunyi karena ada obstruksi (stridor atau stridorMengiSuara mengi yang terbentuk ketika bernafas (pada umumnya terdengar pada inspirasi) yang mengindikasikan adanya sumbatan di trakea atau laring. saat bernafas)
Kardiovaskuler BradikardiBradikardiaDenyut jantung abnormal rendah. TakikardiTakikardiDenyut jantung yang melebihi batas normal dalam keadaan istirahat.
Hipotensi ringan Hipotensi
Sistem pencernaan Mual/muntah Kram perut
Neurologi Kehilangan kesadaran, apabila dirangsang reaksi baik Kehilangan kesadaran apabila dirangsang reaksi kurang

Penggunaan adrenaline untuk mengobati anafilaksis

Adrenalin berfungsi untuk merangsang jantung dan memulihkan spasme yang terjadi pada pembuluh darah, sistem pernafasan paru-paru dan mengurangi terjadinya edemaEdemaTimbunan cairan yang berlebih di sekitar sel-sel, jaringan, atau rongga serosa dalam tubuh. serta urtikaria. Namun perlu diingat bahwa adrenalin juga dapat menyebabkan denyut jantung tidak teratur, gagal jantung, hipertensiHipertensiPeningkatan tekanan darah. berat dan nekrosisNekrosisKematian sel dan jaringan hidup. jaringan bila digunakan secara tidak tepat, apalagi bila bukan digunakan untuk pengobatan anafilaksis.

Tanggal kadaluarsa adrenalin sebaiknya ditulis diluar kit emergensi. Adrenalin yang telah berubah warna (coklat) harus segera dimusnahkan.

Pesan Utama

Setiap petugas vaksinasi harus sudah mendapat pelatihan menangani anafilaksis dan mengetahui letak kit emergensi yang mudah diakses, serta memahami cara pemberian dan dosis adrenalin.