Contoh garam aluminium

Garam aluminium adalah satu diantara ajuvant yang paling tua yang pernah dipakai.
Ajuvan ini memperlambat pelepasan antigen kedalam tubuh orang yang divaksinasi. Dengan demikian akan memperlama waktu kontak antara antigen dan sistem kekebalan dalam tubuh orang tersebut (misalnya dengan macrophages dan sel-sel reseptif antigen).

Garam aluminum secara umum dipandang aman untuk dipakai sebagai adjuvan, namun ia dapat juga menyebabkan terjadinya abses steril di lokasi suntikan. Terbentuknya granuloma kecil juga dapat terjadi pada vaksin dengan aluminum precipitated.

Agar keamanan vaksin terjamin maka vaksin dengan garam aluminum harus disuntikan secara intra muskular, tidak dengan cara subkutan. Pemberian vaksin secara subkutan dapat menimbulkan jaringan nekrotik, kista dan pembentukan abses. Untuk menjamin penyuntikan intramuskuler secara benar maka harus diyakini bahwa petugas imunisasi sudah mendapatkan pelatihan dengan benar.